Rabu, 23 September 2015

Cerita Romantis 001

Judul: Cinta Berujung Kematian by Putri Melani
Story: Sad, Happy and Romantic


Sudah hampir lama Sisi mencintai Digo dan ternyata Digopun mencintai Sisi. Cerita selanjutya ...

Sisi: "nay, sebenernya gue sekarang suka sama digo"
Nayla: "yaudah si, jadian aja"
Sisi: "enak aja loh nay, mana maulah dia suka sama gue? Gue ini jelek, penyakitan lagi :("
Nyala: "siapa bilang loh jelek! Loh itu cantik kali si, jangan bilang gitu kenapa! :("
Sisi: "emang faktanya gitukan nay? Gue penyakitan!"
Nayla: "loh harus kuat si! Tenang aja kok, gue, liora, thea, sama amel selalu support loh kok :)"
Sisi: "thanks nay, kalian memang sahabat terbaik yang gue punya"
Nayla: "iya si, kembalikasih. Kita sayang loh si :*"
Sisi: "gue juga sayang banget sama kalian :')"
*berpelukan*

Beberapa menit kemudian, bbmpun masuk dari kakak sisi ...

Siska: "si?"
Sisi: "kenapa kak?"
Siska: "dapet salam tuh dari digo"
Sisi: "ha? Omg helooww, serius kak?"
Siska: "iyalah serius, dia barusan bilang sama kakak. Diakan kenal dekat sama kakak :p"
Sisi: "naik sebela ini bahu skg kak :D"
Siska: "emang loh suka apa sama digo? Lohkan tau sendiri digo tuh gimana?"
Sisi: "jujur nih ye kak, gue udah lama suka sama digo. Tapi gue takut aja kalo kakak marah sama gue?!"
Siska: "okeokeoke, keinti selanjutnya aje nih ye. Digo skg mau minta pin sama nomer loh? Gimana? Kasih atau gak?"
Sisi: "yaa kasihlah kak! Gimana sih '-'"
Siska: "okes sayang, pokoknya kalo itu yang terbaik buat adikku yang alay ini bahagia pasti kakak dukung kok ;) oh ya, pin sama nomer udah gue kasih tadi"
Sisi: "asik, makasih kakakku yang nyebelin :p"
Siska: "iya sayang, gluck ya ;;)(^?^?)"
Sisi: "okeee!!!"

Liorapun membuat sisi terkejut ..

Liora: "wey! Bbman sama siapa loh si?"
Sisi: "eeh, gak sama siapa siapa kok"
Liora: "masa sih? Kok daritd loh senyum senyum mulu? Kek orang gila :p"
Sisi: "yee, loh kepo"
Liora: "iya dong :p nih yang lainnya juga pada kepo sama loh! Loh sih drtd senyam senyum sendiri '-' dr penciuman bauku keknya ada aroma jatuh cinta ckck"
Sisi: "ayolah, nanti bakal aku ceritain kok :p idih penciuman haha"
Liora: "udah udah ketaman aja, sekalian loh harus cerita kenapa loh senyam senyum sendiri si :p"
Sisi: "iya iya liora"

Setiba ditaman sisipun cerita dengan sahabatnya ...

Nayla: "apa? Serius si?"
Sisi: "iya nay, dua rius malah :p"
Nayla: "ciee, jadian gi :D"
Thea: "tapi si, loh tau sendirikan kalo digo itu kek gimana?"
Amel: "iya tuh si, betul kata thea"
Sisi: "gue udah tau kok, tapi gue cinta banget sama dia!"
Amel: "kalo loh sakit ati ujungnya nanti gimana?"
Sisi: "moga aja kagak mel '-' gua kepengen ngerubah itu digo biar jd type cowo gue"
Amel: "okeoke, ini semua masalah hati"
Nayla: "jadi kita gak bisa ikut campur"
Thea: "betul!"
Liora: "yes!"
Sisi: "apaan sih kalian berempat ini"
Nayla: "udah udah! Ayo si, semangat buat dapetin si digo itu!"
Sisi: "iya dong nay, itu so pasti! Wek :p"

Waktu pun menuju larut malam pun berjalan, digopun menginvite sisi dan sms sisi sampai akhirnya digo mengajak sisi untuk ketemu ditaman besok siang ...

Sisi: "kakaaaaaaaaak!!!!!!" *teriak*
Siska: "apaan sih? Loh kok teriak teriak? Kaya orgi aja"
Sisi: "iya kak gila gara gara sidigo ituloh wkwk"
Siska: "ciee, kenapa sih memang loh teriak? Cerita kalii"
Sisi: "besok, di ... go ... mau ngajakin aku ke ... te ... muuuu!!!" *yeees*
Siska: "caelah, kirain kenapa?-___- emang dimana? Pukul?"
Sisi: "llah jadi kepo :p di ta to the man! eeeh gatau juga ntar dia sms atau bbm aku kak intinya siang kak"
Siska: "kira-kira ngapain ya dia ngajakin loh ketemu?"
Sisi: "gue aja gatau kak"
Siska: "eeh, apa mungkin ya?"
Sisi: "apa mungkin apa sih?"
Siska: "mungkin"
Sisi: "mungkin apa? Jangan bikin kepo deh loh kak"
Siska: "nembak loh gitu? :p"
Sisi: "omg heloow *teriak* amiiiiiiiin!!!"
Siska: "haha, itu mungkin loh dek :p"
Sisi: "iuww, bantu amin kek -_-"
Siska: "iya iya adikku yang lebay"

Keesokan harinya dipagi hari. Semua sahabat sisi sudah berkumpul dirumah liora ...

Sisi: "door *ngejutin*"
Thea: "eh loh si, bikin jantung gue copot aja"
Nayla: "kenapa loh si? Kayanya seneng banget?"
Amel: "ada apakah dengan sisi? *alaalasilet*"
Sisi: "mau tau aja atau mau tau banget :p"
Liora: "mau tau banget lah si '_'"
Sisi: "okeoke, karna kalian sahabat terbaik gue, gue kasih tau kok tanpa kalian bermohon mohon ckckck :v"
Liora: "idih, dasar alay loh si"
Sisi: "mau diceritain gak?"
Liora: "iyalah"

Ceritapun berlangsung ...

Liora: "apa? *terkejut*"
Sisi: "iya, hari ini digo ngajak gue ketemu"
Nayla: "ciee :D cuiit cuiit"
Liora: "gluck ya si"
Amel: "hati gue bilang kalo digo mau nembak loh si"
Sisi: "aah, bikin gue geer aja deh x_x"
Thea: "kita bantu do'a aja si ihihi"

Sisipun sibuk bbm'an dengan digo, sahabatnya pun membuat rencana ...

Nayla: "sini-sini, biarin sisi disana"
Amel: "kenapa nay?"
Nayla: "gini mel, gue punya rencana nih bagaimana ntar kita ikutin sih sisi"
Thea: "gue setuju banget"
Amel: "sisi yang ketemuan kok gue yang deg degkan ya"
Liora: "bolot sih loh wkwk"
Nayla:"udah-udah"

Sisipun mendekat ...

Sisi: "oh iya gue cabut dulu ya"
Thea: "mau kemana si?"
Sisi: "ya ketemu sama digolah thea"
Thea: "dimana?"
Sisi: "ditaman biasa"
Thea: "oh iya iya"
Sisi: "gue pergi dulu ya"

Ditaman, ternyata digo sudah menungguh sisi ...

Digo: "sisi mana ya? Apa dia gak datang?"

Tiba tiba sisi datang ...

Sisi: "digo! Maaf ya baru datang soalnya tadi ganti pakaian dulu"
Digo: "baru datang lohnya -_- udah lama tau nungguh loh disini, sendiri lagi! Sini duduk, apa loh mau berdiri?"
Sisi: "maaf banget ya, kenapa loh ngajakin gue ketemu? Oh iya iya gue duduk ya? :D"
Digo: "iya iya, ehhh sebenernya sih ada yang mau gue bicarain sama loh si! Iya si, duduk aja kali"
Sisi: "mau bicarain apa? Ntar ada yang marah?"
Digo: "tapi gue takut mau bicarain ini sama loh? Santai aja kali si, siapa lagi yang mau marah? Cewe gue? Gue gak punya pacar kali"
Sisi: "takut kenapa digo? Loh kira gue ngigit buat loh takutin! Idih, gue gak nanya ya kalo loh punya cewe atau engga. Oh iya, masa sih loh single?"
Digo: "takut aja si, haha sok kocak loh :p yaiyalah single, loh sendiri?"
Sisi: "buruan mau bicarain apaan? Jangan bikin gue kepo maksimal deh! Single juga ckck mana ada yang mau sama gue? :p"
Digo: "ciaa kepo! Masa si loh single? Adakok yang mau sama loh!"
Sisi: "iyalah kepo! Gak adalah digo! Gue ini jelek, penyakitan lagi!"
Digo: "dasar miss kepo! Apa apaan sih loh bilang kek gitu -_-"
Sisi: "emang faktanya gitu"

*langsung memeluk sisi dan bilang ...*

Digo: "sebenernya gue suka, gue cinta, gue sayang sama loh si!"
Sisi: "apaan sih gak lucu tau!
Digo: "gue serius!"
Sisi: "tapi loh tau sendiri gue ini gimana? Masa loh gak malu?"
Digo: "gue terima loh apa adanya sih! Gak kok, gue gak malu!"
Sisi: "tapi digo?"
Digo: "udah si! Skg loh jawab! Loh mau gak jadi pacar gue?"
Sisi: "sebenernya gue juga sayang banget sama loh!"
Digo: "jadi?"
Sisi: "iya gue maaaaau!!!"
Digo: "mau mau? *senyum*"
Sisi: "ya jadi pacar loh lah digo"

Digopun lang memeluk sisi lagi dan bilang ...

Digo: "makasih ya si loh mau jadi pacar gue"
Sisi: "iya digo"
Digo: "gue sayang banget sama loh! Love you"
Sisi: "gue juga sayang banget sama loh! Love you too"

*bruuukks* nayla, liora, thea, amelpun ketahuan kalo mereka mengintip sisi dan digo ditaman ...

Amel: "upppps"
Nayla: "cabuuut!!!"

Digopun teriak ...

Digo: "tungguh!!!"

*merekapun stop!*

Thea: "eh tunggu, digo teriak tuh!"

*merekapun mendekat dan ...*

Nayla: "maaf ya si"
Sisi: "haha, gak apa apa kok nay, kalian ini gak ada kerjaan aja"
Amel: "haha"
Thea: "ciyee, ada yang jadian nih yee?"
Amel: "traktir dong si"
Sisi: "apaan sih loh thea? :p gue gak bawa uang haha"
Digo: "udah udah! Gue sekarang yang traktir kalian! Yaa sekalian ngeriayain hari jadian gue"

*kakak sisipun teriaak ...*

Siska: "sisi!!! Digo!!!"

....

Digo: "si, ada kakak loh!"
Sisi: "apa kak?"
Siska: "gue ikut makan ya! Haha kaliankan jadian week"
Digo: "haha, iya iya calon kakak ipar"
Sisi: "idih, alay banget loh digo"
Digo: *senyum*
Siska: "tapi loh janji ya digo jagain itu adikku yang paling alay!"
Digo: "siap kakak ipar hihi"
Siska: "si, itu digo ketularan alaynya ckck"
Digo: "haha, udah udah kita kecaffe aja"

Dicaffe ...

Siska: "yook, kita selfie selfie dulu buat hari jadian digo sama sisi"

Selesai selfie dan makan, merkapun pulang. Sisipun diantar pulang sama digo! Sahabat sisi & kakaknya pun pulang bersama ...

*diperjalanan digo dan sisipun berbincang ... *

Sisi: "digo, loh janjikan selalu ada buat gue? Setia sama gue?"
Digo: "iya si, gue janji!"
Sisi: *memeluk digo*

Beberapa minggu kemudian, aurel berserta temannya ingin sekali menghancurkan hubungan sisi dan digo ... Dan aurelpun mendekati digo tetapi ketika aurel berbicara dengan digo sisipun melihatnya ...

Sisi: *nangis*
Amel: "loh kenapa si?"
Sisi: "digo mel :'("
Nayla: "digo kenapa si?"
Thea: "cerita dong si"
Sisi: "barusan tadi pagi gue liat dengan mata kepala gue sendiri, kalo aurel ngedekatin digo! Mana sekarang juga digo jarang sms, whattsap, bbm gue lagi! :'("
Nayla: "sabar ya si, cobah loh bilangin sama digo dan kakak loh"
Thea: "iya si, mungkin aja digo sama aurel ada urusan dan mungkin digo sibuk jadi gak sempet ngubungin loh si"
Sisi: "tapi gak segininya jugakan? :'("
Nayla: "udah udah, gue anter loh pulang ya?"
Sisi: "iya nay"

*Dirumah sisi ...

Malampun datang, sisi langsung bicara dengan kakaknya dan sisi berusaha untuk sms, whattsap, bbm digo tetapi gak ada respon sama sekali ...

Siska: "sabar ya si, besok kakak marahin itu digonya!"
Sisi: "jangan kak, biarin aja deh kak!"
Siska: "tenang aja deh pokoknya!"

Keesokan harinya, sika menghampiri digo dan kebetulan ada aurel ...

Siska: "digoo! Sini loh!"
Digo: "kenapa kak?"
Siska: "woy, aurel sini loh!"
Aurel: "apaan sih kak?"
Siska: "kemarin kalian bicara apaan didepan sisi?"
Digo: "didepan sisi? Gaada kok"
Aurel: "iya, gaada!"
Siska: "kalian kira gue gatau! Ingat ya digo, mana janji loh! Dan loh aurel jangan sekali kali ngerusak hubungan mereka! Kalau gak? Muka loh ancur!"
Digo: *diem*
Aurel: "siapa lagi yang mau ngerusakin hubungan mereka!"
Siska: "sini si *tunjuk sisi*"
Sisi: "iya kak?"
Siska: "kenapa loh diem digo? Kalau loh gak serius sama sisi, udah jangan pacaran! Putus aja!"
Digo: "tapi kak?"
Siska: "tapi kenapa? Ingat ya digo, jangan sakitin adek gue! Dan loh aurel nyolot banget ya jadi bocah! Awas kalo sekali lagi gue denger adek gue nangis gara gara kalian!"
Aurel: "iya iya, palingan nanti digo yang naksir sama gue!"
Siska: "pede banget loh!"
Aurel: "wajar! Gue jauh beda lebih cantik dibanding sama adik alay mu itu!"
Siska: *paaak* (nampar aurel)
Aurel: "liat ya loh kak, adik loh nanti! *pergiii*
Siska: "daasar! Dan loh si, mau bilang apa sama ini playboy? Dan loh digo? Kenapa loh gak ngerespon sms, whattsap dari sisi!"
Digo: "sibuk kak!"
Siska: "sok sibuk loh digo! Kalo sekali lagi begini ancur muka loh digo! Ingat itu!"
Digo: "iya kak, maafin gue ya kak! Si maafin gue ya!"
Sisi: "iya! Ayo kak pergi!"
Siska: "awas ya loh digo! Iya si ayo!"

Keesokan malamnya, digopun menghubungi sisi tapi lama tidak direspon sisi dan akhirnya pun digo menelpon dan diangkat sisi ...

Sisi: "apa? *sambil nangis*"
Digo: "maaf si, gue ngaku salah si! Maaf!"
Sisi: "iya *nangis*"
Digo: "udah nangisnya dong si"
Sisi: "gak! Gue gak nangis!
Digo: "maaaf si!!!"
Sisi: "iya! Udah jangan hubungi gue lagi!
Digo: "tapi? *dimatiin*"

Digopun mengirim sms dan bbm, dan digo sisipun baikan ...

Beberapa hari kemudian, mereka sms'an ...

Digo: "besok perginya bareng gue ya si?"
Sisi: "iya digo, jemput ya!"
Digo: "iya si, tidur gi udah malem"
Sisi: "iya digo, gnight digo"
Digo: "gnight too sisi"

Keesokan harinya mereka jalan dan digo menjelaskan bahwa dia lagi sibuk dan semalamnya mereka ...

Digo: "kita putus!"
Sisi: "hah? Putus? Kenapa?"
Digo: "iya kita putus!
Sisi: "tega ya loh!"

Sisi udah beberapa kali bertanya kenapa dengan digo tetapi tidak direspon sama sekali oleh digo ...

Keesokan harinya ...

Sisi: "sahabat .. :'("
Naylah: "lah kenapa lagi loh si? Kok nangis?"
Sisi: "gue putus nay :'("
Amel: "apa? Kapan? Siapa yang mutusin? Mengapa?"
Sisi: "iya mel, semalem :'( dia! Gue aja gatau kenapa mel :'(
Thea: "sabar ya si, jangan nangis :')"
Sisi: "iya :'):'("
Liora: "udahlah si, buat apa loh nangisin cowo yang gak bisa nepati janjinya!"
Sisi: "iya lioraaa :'(:'("
Nayla: "loh udah cerita sama kak siska?"
Sisi: "udah nay :'("
Thea: " sabar ya si"
Sahabat: "mangatttts ya si"
Sisi: "makasih ya sahabatku :'(:')"

Malamnya ...

Siska: "sabar ya si"
Sisi: "iya kak, gue bodoh! Cobah aja gue gak suka sama dia pasti gak gini!"
Siska: "udah, jangan nyesel gitu dek"

Keesokan harinya, sisi sakit keras karena dari semalam sisi kurang enak badan dan sisipun langsung dibawah kerumah sakit ...

Amel: " temen temen :'("
Nayla: "apa ka?"
Amel: " sisi masuk r.s nay :'("
Thea: "apa? Ayo kita ker.s segeraa!!!"
Liora: "cepet!! Buruan!!"
Nayla: "tunggu, gue mau nelpon digo dulu! Kalian duluan aja ya"

Thea, amel, liorapun duluan. Dan nayla menelpon digo ...

Nayla: "digo?"
Digo: "ini siapa?"
Nayla: "ini nayla, temen sisi digo"
Digo: "kenapa?"
Nayla: "sisi masuk r.s digo"
Digo: "apa? Oh, iya deh. Terus apa hubungannya sama gue?"
Nayla: "tega ya loh digo!"
Digo: "maaf"
Nayla: "iya iya, ayo ke r.s!"
Digo: "gak! *langsung dimatiin*"

Dan akhirnya digo menelpon nayla balik ...

Digo: "sisi dir.s mana ya nay? Buruan!!!"
Nayla: "dir.s ceritas digo! Buruan! Sisi kritiiis digo!!! *nangis*"
Digo: "iya, ini lagi dijalan nay"

Dir.s ...

Digo: "sus, dimana ruang sisi no.1 kamar mawar!"
Sust: "disani, ayo saya tunjukan"

Didepan ruangan sisi ...

Digo: "makasih sust"
Nayla: "digo, ayo kedalem"
Digo: "iyaa"

Didalam ruangan ...

Digo: "si, bangun si! Gue digo si! Maaf si maaf banget :'( apa gara gara gue loh jadi kaya gini? Maaf si maaf :'( gue sebenernya terpaksa mutusin loh gara gara kesibukan gue :'( gue gatau kalo akhirnya kek gini :'( maaf si maaf :'(

Dan akhirnya sisipun sadar dari masa kritisnya ...

Sisi: "digoo ..."
Digo: "iya si, ini gue! Syukur kalo loh udah sadar :')"
Sisi:"iya"
Digo: "kak, nayla, thea, amel, liora !! Sisi udah sadar!!"

*masuuuk*

Siska: "ya ampun si, untung aja udah sadar :')"
Sisi: "iya kak :') sahabat maaf kalo gue pernah buat kalian kesel marah atau apa gitu gara gara gue :') kak makasih selalu ada buat sisi :') dan kalian juga sahabatku :') dan loh digo makasih buat segalanya karena loh sudah membuat gue jatuh cinta sama loh dan berakhir dengan buat gue sakit hati :')"
Siska: "jangan bilang kek gitu dek!"
Sahabat: "iya si, jangan bilang kaya gitu! Kita semua sayang sama loh si!"
Digo: "maafin gue si! Maaaf si :'("
Sisi: *senyum* *meninggaaaal*
Digo: "doktttttteeerrrr!!!

Dokterpun masuk & memeriksa sisi & hasilnya adalaah ...

Dokter: "maaf, kami tidak bisa berbuat apa -apa lagi"
Siska: "siisiiiii *teriak* kenapa kamu ninggalin kakaaaak!! :'("
Digo: "sisiiiiiiiiiii, maaaaaf!!! :'("
Sahabat: "sisiiiiiiiii :'(:'("

Sisi meninggal, siska, sahabatnya bahkan digo masih terpukul dengan meninggalnya sisi ...

Digo: "ini semugaa gara gue :'( sisiiii!!!"

Dipendengaran digo, dia mendengarkan kalo suara sisi memanggilnya ..

Digo: "sisi, apa itu loh si? Sisi .."

Digo terus mendengar suara sisi itu ...

Digo: "loh dimana si? Jangan pergiiiiii!!! Sisiiiiiiiiiii!!!!!!!"

Keesokan harinya, digo menyendiri ditaman dimana tempat mereka jadian. Digopun menangis dan tiba tiba sahabat sisi dan kakaknya sisi menghampiri digo ...
Mereka sangat sedih kehilangan sesosokan seorang sisi!


*SELESAI*

Regards by,
Putri Melani ( Putrimelani On Intagram )